Kamis, 13 April 2017

Mancing Laut Dalam (Deep Fishing) Di Bali

          Mancing laut dalam atau sering disebut deep fishing adalah mancing dikedalaman laut yang berkisar 80 meter hingga 250 meter.
Teknik mancing yang bisa di aplikasikan yaitu teknik jigging dan teknik dasaran (coral fishing), dan piranti mancing yang digunakan biasanya bersifat joran kelas berat (heavy tackle).

Metal Jig Model Cumi-Cumi

Untuk teknik jigging, umpan buatan (metal jig) yang digunakan biasanya berukuran 300gr hingga 700gr, bentuk metal jig  yang efektif digunakan itu adalah model cumi-cumi, karena bentuk umpan yang ramping dan mempunyai titik berat di bawah memungkinkan umpan metal jig cepat sampai di dasar laut, dan lebih ringan memaiknan nya di arus kencang.
   rangkaian kail  dasaran (copy google)


Untuk teknik dasaran (coral fishing) di laut dalam, khusus nya di bali yang perlu di persiapkan adalah perambut / rangkaian ikatan kail yang di buat dengan tali leader ukuran 80-100lb, timah berukuran 500-800gram, dan kail yang ukuran besar. 









Banyak hal yang harus dipertimbangkan untuk mancing laut dalam (deep fishing) di bali, penentuan hari mancing pun menjadi sangat penting, karena pasang surut air laut sangat berpengaruh terhadap kencang atau lambat nya arus di bawah laut. 
Selain itu arah angin juga berpengaruh untuk mancing di laut dalam, karena kita memancing menggunakan jukung tradisional, jika arah angin berlawanan dengan arus laut biasanya pancing akan mudah tersangkut di karang dasar laut.

Jenis ikan yang biasa di dapat dari memancing di laut dalam antara lain : Ruby snapper (Kurisi bali), Kerapu, Tuna, dan lain sebagainya.
























Terimakasi sudah membaca blog saya, salam strike selalu…
I Ketut Bali
(SMS/WA : 081936293945)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar